RRI, Surabaya : Pentingnya penguasaan bahasa asing mutlak di butuhkan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Sebab dengan adanya MEA, tidak hanya sumber daya manusia (SDM) lokal yang dihadapi, namun juga ancaman serbuan SDM luar negeri yang masuk ke Indonesia.
Sutoyo Raharto Direktur salah satu lembaga pendidikan bahasa Mandarin di Surabaya mengungkapkan, penguasaan bahasa asing di era globalisasi ini mutlak dibutuhkan, ketatnya persaingan di dunia kerja menuntut masyarakat untuk mempunyai kelebihan lain agar dapat terserap di dunia kerja, termasuk menguasai bahasa asing seperti halnya bahasa Mandirin.
Diakui oleh Sutoyo, selama beberapa tahun terakhir, minat masyarakat akan penguasaan bahasa asing mengalami peningkatan, hal tersebut lanjut Sutoyo tidak lepas dari banyaknya lembaga pendidikan bahasa yang menyajikan berbagai program.
"Di era persaingan ini, lembaga pendidikan bahasa asing harus bisa meramu kurikulum, sehingga dapat di cerna oleh peserta didik. Menurut saya Animo masyarakat di tahun depan akan penguasaan bahasa asing akan semakin meningkat, karena adanya kebutuhan di pasar global," jelas Sutoyo kepada RRI, Jum'at (3/10).
Untuk lembaga pendidikan bahasa Mandarin yang dikelolanya, Sutoyo justru menaruh apresiasi kepada masyarakat lokal atau Warga Negara Indonesia asli untuk belajar bahasa mandarin.
Dengan kondisi tersebut terang Sutoyo, penguasaan bahasa Mandarin di masa mendatang merupakan kebutuhan, karena selain bahasa Inggris, banyak masyarakat mancanegara menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa bisnis dalam pengembangan ekonomi. (Bh/Rpp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar